Berita

ilustrasi/net

Sejarah VOC 1602 di Batavia Dibedah di Kantor Anis Baswedan

RABU, 11 FEBRUARI 2015 | 10:06 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama ini, sejarah Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) atau Perkumpulan Dagang India Timur bisa dibaca melalui rangkaian kalimat dalam buku-buku sejarah. Bila pun ada film VOC, itu hanya menjadi latar belaka dan kurang utuh.

Kini, sejarah VOC di Batavia akan dihidangkan melalui sebuah film secara utuh. Setting film ini adalah tahun 1602, dengan lokasi di Batavia.

"Pembuatan film ini dalam rangka mengungkap nilai-nilai sejarah perjalanan bangsa Indonesia," kata Produser Purwaka Film, Andi Sinulingga, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 11/2).


Andi menjelaskan, hari ini (Rabu, 11/2), bertempat di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan digelar bedah sejarah VOC 1602 di Batavia sebagai masukan untuk film tersebut. Hadir dalam acara ini Mendikbud Anies Baswedan, gurubesar Universitas  Leden Belanda Niel Meyer, gurubesar Universitas Indonesia Lilie Suratminto, dan doktor dari Universitas Gajah Mada, Margono.

Acara ini akan dimoderatori oleh sejarawan Bonnie Triyana. [ysa]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya