Berita

jusuf kalla/net

Jokowi Harus Mulai Perhatikan Langkah Calon Presiden Jusuf Kalla

RABU, 11 FEBRUARI 2015 | 09:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Inti dari kepemimpinan adalah keputusan. Dan bagi seorang pemimpin, jauh lebih baik mendapat kritikan terkait dengan keputusan yang diambil daripada membiarkan publik menggugat kenapa belum juga ada putusan terhadap satu persoalaan.

Hal ini sepertinya yang kini menghinggapi Presiden Joko Widodo. Entah menunggu momentum yang tepat atau karena ada begitu banyak pertimbangan, dalam kasus calon Kapolri misalnya, publik hanya tahu Jokowi belum berani mengambil keputusan. Minimal, publik menilai Jokowi peragu.

Ada juga yang menilai Jokowi bingung karena begitu kuat intervensi dari luar dirinya. Secara sederhana, publik menilai ada tiga kekuatan yang bisa mempengaruhi Jokowi, yaitu Megawati, Surya Paloh dan Jusuf Kalla. Dalam penyusunan kabinet maupun beberapa kebijakan di 100 hari pertama pemerintahan, menunjukkan ada pengaruh mereka.


Di tengah kondisi ini muncul suara-suara miring. Misalnya spekulasi menurunkan Jokowi di tengah jalan. Bahkan, politisi PDI Perjuangan sendiri, Effendi Simbolon, bicara lantang bahwa kini saat yang tepat bila mau melengserkan Jokowi. Effendi sendiri menilai Jokowi tunduk pada kepentingan kelompok Sosialis Kanan (Soska) atau PSI.

Dari semua asumsi dan spekulasi, di antara empat lingkaran Jokowi--Jusuf Kalla, Megawati, Surya Paloh dan kelompok Soska--maka posisi Jusuf Kalla saat ini adalah termasuk yang paling kuat. Hal ini bila merujuk pada Pasal 8 ayat 1 UUD 1945.

Pasal ini menyebutkan, jika Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia digantikan oleh Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya.

Dengan kata lain, Wapres otomatis menduduki jabatan Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan.

Dengan tersirat juga, dengan kondisi saat ini dan wacana yang tak terkendali di tengah publik, dan dengan merujuk pada pasal 8 ayat 1 UUD 1945, maka posisi Jusuf Kalla bukan semata sebagai Wakil Presiden melainkan sebagai Calon Presiden, yang bisa menggantikan Jokowi.

Dengan dasar ini, muncul analisa, bahwa Jokowi juga harus mulai memperhatikan langkah-langkah Jusuf Kalla, selain tentu juga harus mewaspadai kelompok lain yang selama ini jadi pendukungnya.

Di saat yang sama, ada juga harapan besar dari pendukung Jokowi dalam Pilpres, agar ia bisa lepas dari semua pengaruh dan mengambil semua keputusan dengan berani serta berpijak pada suara dan kepentingan rakyat. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya