Berita

zainuddin/net

PKS Puji Langkah Parlemen Myanmar Libatkan Kaum Rohingya dalam Referendum

RABU, 11 FEBRUARI 2015 | 06:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Parlemen Myanmar akhirnya akhirnya akan memberikan hak suara kepada kaum Rohingya untuk berpartisipasi aktif dalam referendum konstitusi.

Langkah maju parlemen Myanmar ini mendapat pujian dari anggota Komisi I Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Zainuddin. Menurut Zainuddin, partisipasi aktif kaum minoritas Rohingya dalam proses referendum konstitusi akan sangat menentukan masa depan demokrasi di Myanmar.

Sebab terlepas dari perdebatan status masa lalu, lanjut Zainuddin, kaum Rohingya pada kenyataannya saat ini adalah bagian dari negara-bangsa Myanmar. Namun selama ini, rezim Myanmar telah menerapkan kebijakan politik apartheid terhadap etnis Rohingya.


"Myanmar adalah bagian dari kawasan ini. Karena itu sudah semestinya organisasi regional ASEAN memberi dukungan yang besar terhadap proses demokratisasi di Myanmar," kata Zainuddin dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 11/2().

Zainuddin mengatakan, dukungan politik masyarakat ASEAN terhadap proses demokratisasi di Myanmar akan memberi kepercayaan diri kepada kaum Rohingya untuk mendapatkan hak-hak kewarganegaraan di Tanah Airnya. Dukungan politik tersebut, tidak berarti sikap intervensi terhadap politik dalam negeri Myanmar.

"Stabilitas politik dan demokratisasi anggota ASEAN tentu akan berpengaruh terhadap proses demokratisasi yang lebih luas di tingkat kawasan," jelas Ketua DPP PKS ini. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya