Berita

Puan Maharani/net

Puan Maharani Mau Sistem Drainase Diperbaiki agar Banjir Tak Meluas

SENIN, 09 FEBRUARI 2015 | 21:06 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah darurat untuk menghadapi bencana banjir, termasuk di Jakarta pada hari ini.

"Kementerian Pekerjaan Umum dan BNPB siap menghadapi dan menanggulangi," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, beberapa saat lalu (Senin, 9/2).

Hari ini, Puan memantau Pusat Pengendalian Bencana Banjir di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Setelah menerima laporan terkini situasi banjir Jakarta, Puan langsung memantau banjir di Jakarta Selatan, dengan ditemani Menteri Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rumah Basuki Hadimuljono.


"Dari tanggal 10 Januari pemerintah sudah melakukan pemetaan dan menyiapkan langkah-langkah waspada banjir. Ada sekitar 49 titik darurat banjir, 22 titik di antaranya di wilayah Jakarta Pusat," ujar Puan, menjelaskan gambaran situasi banjir di Jakarta.

Usai memantau, Puan mengatakan, banjir di sejumlah wilayah Jakarta yang terjadi pada hari ini bukan karena luapan air sungai. Banjir pada hari ini terjadi karena buruknya kondisi drainase atau saluran air di Jakarta.

"Ketika saya memantau aliran sungai Ciliwung, di sekitar bantaran sungai belum ada limpahan air, terutama di sekitar wilayah tersebut. Namun, pemerintah dan masyarakat tetap harus mencermati dan mewaspadai kalau curah hujan tetap turun hingga malam ini," ujar Puan.

Berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan, Puan meminta seluruh pihak termasuk masyarakat untuk mengubah pola pikir dan hidup. Menurutnya, banjir tidak akan pernah bisa terselesaikan selama masyarakat tidak menerapkan pola hidup bersih di lingkungannya masing-masing.

"Secara khusus perlu mengubah pola pikir. Mengubah cara berpikir dan pola hidup sehat yang di antaranya dengan tidak membuang buang sampah. Ini bagian dari revolusi mental yang dilakukan bersama-sama," ujar Puan.

Puan menyarankan agar perbaikan drainase segera dilakukan untuk mencegah banjir meluas. Untuk jangka panjang, pemerintah mengharapkan tidak ada lagi hunian di sepanjang bantaran aliran sungai yang keberadaannya dapat menyumbat aliran sungai. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya