Berita

puan maharani/net

Puan Maharani; Pemerintah Targetkan Masalah Gizi Selesai Tahun 2019

SENIN, 09 FEBRUARI 2015 | 15:05 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menargetkan perbaikan masalah gizi bisa diselesaikan dalam waktu lima tahun hingga tahun 2019.

"Pembangunan manusia Indonesia yang berkarakter dan unggul tersebut, salah satunya ditentukan oleh kecukupan gizi," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, saat menyampaikan arahan dalam acara Diseminasi Global Nutrition Report di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Senin (9/1).

Puan menjelaskan, masalah gizi di Indonesia disebabkan berbagai faktor. Selain faktor kemiskinan, hal lain yang menjadi penyebab gizi buruk adalah kesehatan, pangan, pendidikan, air bersih, keluarga berencana dan berbagai faktor terkait lainnya.


Oleh karena itu, kata Puan, seluruh kementerian dan lembaga negara akan dilibatkan untuk menuntaskan masalah gizi buruk di Indonesia. Menurutnya, tanpa adanya sinergi antarlembaga negara masalah gizi buruk tidak akan pernah selesai.

Puan menjelaskan, pemerintah dalam program percepatan perbaikan gizi bertekad menjamin pelayanan kesehatan ibu dan anak, mencegah pernikahan dini, dan membangun infrastruktur untuk pengadaan air bersih.

Selain itu, kata Puan, pemerintah akan menjamin program ketahanan pangan rumah tangga kelompok masyarakat kecil, pendidikan hidup sehat pada anak-anak usia sekolah dasar, dan sosialisasi mengenai sumber gizi yang murah.

Oleh karena, lanjut Puan, pemerintah telah menyiapkan target perbaikan gizi masyarakat. Sejumlah target itu, kata Puan, menurunnya angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup, dari 359 menjadi 306 pada tahun 2019 dan menurunnya angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup dari 32 menjadi 24 pada tahun 2019.

"juga menurunnya prevalensi kekurangan gizi pada anak balita dari 19,6 persen menjadi 17 persen pada tahun 2019. Target lainnya adalah menurunnya prevalensi stunting pada anak di bawah 2 tahun, dari 33 persen menjadi 28 persen pada tahun 2019," tutur Puan.

Semua target itu, masih kata Puan Puan, tidak akan bisa terwujud jika seluruh kementerian dan lembaga tidak bersungguh-sungguh dalam memberikan dukungan dan membangun komitmen bersama dalam melaksanakan gerakan percepatan perbaikan gizi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya