Berita

Syafii Maarif

Wawancara

WAWANCARA

Syafii Maarif: Presiden Mencari Calon Kapolri yang Dosanya Paling Sedikit

SENIN, 09 FEBRUARI 2015 | 09:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Tim Independen Syafii Maarif sudah mendapat informasi dari Presiden Jokowi bahwa yang akan dipilih menjadi Kapolri adalah jenderal yang dosanya paling sedikit.

Pria yang akrab disapa Buya itu menyampaikan, pekan depan Presiden Jokowi akan memilih calon Kapolri itu.

Demikian disampaikan Syafii Maarif yang dihubungi via tele­pon, Jumat (6/2).


"Pokoknya, Presiden Jokowi akan mencari calon Kapolri yang dosanya sedikit," tegas Syafii Maarif.

Berikut kutipan selengkap­nya;

Siapa di antaranya calon Kapolri yang dosanya yang sedikit?
Kalau itu diserahkan kepada Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) untuk menyerahkan sejumlah nama. Dari situ nanti­nya akan dilihat mana yang memiliki dosa paling sedikit.

Bagaimana mengukur calon Kapolri dengan dosanya paling sedikit?
Tentu melihat latar belakang dengan melibatkan sejumlah instansi. Soal apakah memiliki rekening gendut atau tidak, tentu melalui PPATK (Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan).

Selanjutnya Presiden memi­liki cara tersendiri memilih calon Kapolri. Kalau kami dari Tim Independen tidak sampai pada urusan menyodorkan nama dan tidak mencapuri siapa saja calon itu. Semua diserahkan melalui Kompolnas dan selanjutnya Presiden yang akan memutuskan.

Apa ada saran Tim Independen yang akan mengakhiri konflik Polri dan KPK?
Kami hanya memberikan per­timbangan dan masukan kepada Presiden. Keputusannya semua berada ditangan Presiden.

Apa masukan itu?
Saya sampaikan, keadaan ini jangan berlarut-larut. Situasi kian kritis, tentu harus segera ada langkah dan keputusan dari Presiden.

Bagaimana reaksi Presiden?
Presiden mengiyakan, serta menyampaikan bahwa minggu depan sudah ada putusan men­genai calon Kapolri yang dosa-nya paling kecil. Sebab, saya kira semua orang kan memiliki dosa. Tapi untuk Kapolri, ya dicari yang dosa-nya paling sedikitlah.

O ya, apa alasan Presiden sehingga tidak melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri?
Presiden hanya sampaikan untuk menjaga moralitas pub­lik. Soal perkara, kan BG (Budi Gunawan) sudah mengajukan proses praperadilan. Biarkanlah itu berjalan sesuai dengan proses hukum. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya