Berita

amran sulaiman/net

Menteri Amran Mau Pengadaan Benih dan Bibit Tak Lagi Pakai Tender

SABTU, 07 FEBRUARI 2015 | 18:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Persoalan pertanian di sejumlah daerah hampir seragam. Yaitu soal irigasi yang rusak, pupuk dan benih yang telat, serta kekurangan alsintan dan tenaga penyuluh.

Kondisi ini, kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, juga selama ini didukung oleh kekeliruan pemerintah dalam menetapkan kebijakan di bidang pengadaan benih dan pupuk serta alat pertanian dengan sistem tender. Sebab tanaman serta hama tidak bisa berkompromi dengan waktu.

"Sistem tender makan waktu, bisa dua sampai tiga bulan, padahal tikus kalau mau merusak tanaman tidak kenal waktu," ungkap Amran.


Amran pun mengatakan bahwa saat ini regulasi akan diubah dengan cara pengadaan segala hal yang dibutuhkan petani dengan penunjukan langsung sehingga pengadaan benih dan bibit bisa dipersingkat waktunya menjadi falam hitungan minggu saja.

Jumat kemarin (6/2), Amran melanjutkan rangkaian kunjungan lapangan dalam rangka menyukseskan swasembada pangan ke Subak Cemagi Let, Desa Cemagi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Provinsi Bali. Kedatangannya disambut puluhan petani dan sejumlah jajaran pemerintah daerah berikut Tentara Nasional Indonesia Bintara Pembina desa (Babinsa).

Kepada para petani, ia pun menyampaikan sejumlah motivasi agar selalu semangat bertani, menjalankan lima prinsip hidup yakni jujur, disiplin, kerja keras, punya komitmen dan berdoa, serta menjaga kualitas dan kuantitas produksi tani. Ia juga bercerita soal refocusing kementerian sebesar Rp 4,1 triliun yang tadinya untuk rapat dan acara seremonial, dialihkan untuk perbaikan irigasi dan pengadaan bantuan untuk petani. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya