Berita

Shawki Ibrahim/net

Mufti Besar Mesir: Aksi Brutal ISIS Bukan Ajaran Islam

JUMAT, 06 FEBRUARI 2015 | 15:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aksi brutal Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) tidak di akui oleh umat Islam di dunia. Bahkan, aksi ISIS ini justeru mencoreng nama baik Islam.

Demikian disampaikan mufti besar Mesir Syeikh Shawki Ibrahim Abdel-Karim Allam. Syeikh Shawki mengingatkan umat Islam agar bersatu melawan ekstrimisme.

Mufti Besar tersebut merespon perlakuan ISIS atas tindakan brutal pada Pilot Jordania Letnan Moaz Kasassbeh (26) yang di bakar hidup-hidup di jeruji besi.


"Hal yang terjadi oleh Pilot Jordan adalah murni tindakan kriminal. Tindakan Barbar ini sangat jauh dari sifat manusiawi dan tidak beragama. Islam suci dari hal ini," kata mufti besar sebagaimana  dilansir CNN (Jumat, 6/2).

Allam memimpin Dar El-Ifta, atau rumah fatwa, aebuah rujukan yang legal bagi umat Islam mengenai hal syariat. Institusi ini di dirikan tahun 1895.

Perang adalah hal yang ideologis, kata Allam, dan pertarungan ini tidak sesuai dengan norma Mesir dan Timur Tengah.

"Kekerasan dan radikalisasi telah menjadi fenomena internasional yang tidak di percayai oleh siapapun. Namun kelompok ini berusaha mendoktrinnya ke seluruh dunia," tambahnya.

Dia juga mengatakan pada akhir pidatonya bahwa Islam yang sesungguhnya harus dipahami oleh pemuda dan Islam tidak pernah dan tidak akan pernah membawa pesan sabotase serta penghancuran. Islam datang dengan hal-hal yang manusiawi dan untuk menolong sesama, untuk mendapatkan perdamaian di dunia dan memberikan kasih sayang secara merata di seluruh negara. [mhs/ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya