Berita

jokowi-andi/net

Publik Perlu Tahu, Jokowi Lebih Mendengar Trio Macan Istana daripada PDIP

JUMAT, 06 FEBRUARI 2015 | 07:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sangat beralasan bila akhirnya PDI Perjuangan keberatan dengan trio macan Istana. Trio macam yang dimaksud adalah Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, Menteri BUMN Rini Suwandi dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan.

Demikian disampaikan pengamat komunikasi politik yang pengajar mata kuliah humas politik di Departemen Komunikasi FISIP Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 6/2).

Sebagai partai pengusung utama Jokowi, lanjut Ari, PDIP jelas dirugikan karena ulah trio macan itu. Dan justru bukan PDIP yang menikmati buah kemenangan Jokowi tetapi individu-individu di trio macan.


"Andi, Rini dan Luhut bisa masuk ke lingkaran Istana bukan karena rekomendasi dari PDIP tetapi justru malah mengerdilkan PDIP," ungkap Ari, yang juga dosen Pascasarjana UI, Universitas Diponegoro serta Univercidade Timor Leste.

Sayangnya, sambung Ari, publik awam yang tidak mengerti konstelasi politik di Istana, hanya tahu Jokowi menjadi boneka PDIP. Padahal sebenarnya Jokowi lebih mendengar bisikan trio macan.

Sejarah mencatat, masih kata Ari, hampir di setiap era kepresidenan di Indonesia keberadaan tim pembisik dan berpengaruh seperti trio macan tersebut malah merontokkan presiden. Soeharto pernah punya tim ahli yang beranggotakan Soejono Humardani dan Ali Murtopo, Gus Dur pernah percaya betul dengan tukang pijatnya Suwondo, dan kini Jokowi mengulang sejarah dengan percaya betul dengan trio macan. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya