Berita

abraham/net

Ketika Abraham Samad Jadi Bintang dalam Pertemuan Internal PDI Perjuangan

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 12:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dua tahun lalu, tepatnya 7 September 2013, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, benar-benar menjadi bintang di acara PDI Perjuangan.

Saat itu, PDI Perjuangan sedang menggelar acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Econvetion, Ancol, Jakarta (Sabtu, 7/9). Rakernas ketika itu ramai dengan persiapan menghadapi Pilpres 2014.

Dalam Rakernas, mulai muncul secara resmi usulan dari beberapa daerah untuk mencalonkan Jokowi sebagai presiden. Namun akhirnya, secara resmi pula, Rakernas ditutup tanpa pengumuman capres yang akan diusung.


Kembali ke Samad, pada hari Sabtu menjelang siang itu, ia diberi kesempatan untuk berbicara terkait dengan pemberantasan korupsi.  Dalam momentum itu, kader PDI Perjuangan pun diberi kesempatan untuk melontarkan beberapa pertanyaan kepada Samad.

Salah satu kader PDI Perjuangan menanyakan kepada Samad, kenapa ada orang yang menjadi tersangka tapi tak kunjung ditahan. Di luar dugaan Samad ternyata merespons pertanyaan itu.

"Saya sudah tahu siapa maksudnya," ujar Samad di Econvetion, Ancol, Jakarta (Sabtu, 7/9/2013)

Samad menyatakan, arah pertanyaan ditujukan untuk dua tersangka kasus korupsi proyek Hambalang. Mereka adalah bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Samad pun memastikan tak ada diskriminasi terhadap para tersangka yang telah ditetapkan sebagai tersangka di KPK. Menurut Samad, lembaganya mesti berhati-hati untuk menahan seorang tersangka. Sebab, ada masa penahanan selama 120 hari.

Menurut Samad, jika KPK tak bisa membuktikan kerugian negara dan tak segera melimpahkan berkas dakwaan dan tuntutan ke pengadilan, maka para tahanan dikhawatirkan bakal bebas demi hukum.

"Jadi, ini soal teknis," kata Samad

Namun, sesuai SOP KPK, Samad memastikan seseorang yang ditetapkan sebagai tersangka bakal segera menyandang status tahanan.

"Jadi tidak usah khawatir karena dua orang dari partai pemenang pemilu ini pasti kita tahan. Mudah-mudahan minggu depan, soalnya saya belum bertemu Deputi Penindakannya," tegas Samad.

Belakangan, hubungan Samad dengan PDI Perjuangan menjadi tegang dan panas. Ketegangan bermula ketika KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka. Budi Gunawan merupakan calon Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR, dan disebut-sebut sebagai "titipan" PDI Perjuangan.

Pelaksana Tugas Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pun  berkata bahwa ia beberapa kali menggelar pertemuan dengan Samad, jelang Pilpres 2014. Dalam pertemuan itu ada dua hal yanf dibicarakan, yaitu semacam janji untuk melindungi kader PDI Perjuangan yang bermasalah secara hukum dan juga kehendak untuk menjadi Cawapres Jokowi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya