Berita

Lembaga Pengkajian MPR Segera Dibentuk

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 07:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan MPR RI menggelar rapat bersama ketua-ketua Fraksi MPR dan kelompok DPD. Rapat didimpin langsung oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan didamping  wakil ketua Oesman Sapta, Ever Erenst Mangindaan, dan Hidayat Nur Wahid di Komplek Senayan, Jakarta (Selasa, 3/2).

Pada kesempatan tersebut mereka sepakat membentuk Lembaga Pengkajian MPR RI. Yaitu, sebuah lembaga yang bertugas mendukung kewenangan MPR dalam melaksanakan kajian sistem ketatanegaraan. Diharapkan, lembaga yang bakal beranggotakan para pakar itu sudah bisa terbentuk pada Selasa (10/2) atau sebelum masa reses yang akan pada jatuh pertengahan Februari ini.

Beberapa keputusan menarik yang muncul dalam pelaksanaan rapat antara lain, adanya kesepakatan diantara pimpinan MPR dengan ketua-ketua Fraksi MPR dan kelompok DPD bahwa Lembaga Pengkajian MPR akan diisi oleh para pakar di bidangnya masing-masing. Para pakar ini diharapkan bisa berpikir jernih dan mengutamakan sikap kebangsaan, tidak terpengaruh pada kepentingan kelompok tertentu termasuk partai politik.


Peserta rapat juga sepakat bahwa Lembaga Pengkajian MPR bakal beranggotakan 45 orang. Sedangkan nama-namanya diusulkan oleh fraksi-fraksi secara proporsional, dan akan diputuskan secara bersama-sama.

"Alhamdulillah kita bisa mempertahankan marwah MPR sebagai lembaga Negara yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Semoga keputusan seperti ini bisa terus dijaga dan dipertahankan," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di akhir pelaksanaan rapat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya