Berita

Jaksa Agung HM Prasetyo

Wawancara

WAWANCARA

HM Prasetyo: Kejaksaan Nggak Bisa Kerja Sendirian, KPK Dan Polri Harus Diselamatkan...

JUMAT, 30 JANUARI 2015 | 09:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jaksa Agung HM Prasetyo berpendapat, penegakan hukum di Indonesia tidak bisa maksimal tanpa sokongan KPK dan Polri.

"Saya berharap semuanya bisa normal kembali. Sebab, Kejaksaan nggak bisa bekerja sendirian," ujar Jaksa Agung HM Prasetyo.

Untuk perkara pidana umum misalnya, lanjut Prasetyo, tentu berawal dari penyidik Polri. Sementara KPK harus bersa­ma-sama untuk memberantas korupsi.


"Untuk itu, kedua lembaga ini (KPK-Polri) harus diselamat­kan," kata Prasetyo.

Inilah wawancara lengkap Prasetyo dengan Rakyat Merdeka di Jakarta, Rabu (28/1)

Apa pandangan Anda terkait perseteruan KPK-Polri?
Saya prihatin. Negara ini masih sangat memerlukan kedua lembaga itu dalam penegakan hukum. Tidak ada satu pihak pun dibenarkan mengganggu mereka. Kalau semuanya sehat, baik, normal, tentu kerja-kerja itu akan maksimal. Kalau ada masalah-masalah, tentu akan sedikit mengganggu.

Bagaimana jika ada campur tangan kepentingan politik dalam lembaga hukum?
Saya tidak punya kewenangan untuk mengomentari itu. Selaku penegak hukum, saya melihat­nya dari kacamata hukum saja.

Apa usulan Anda agar konf­lik ini tidak terulang?
Saling menghormati, saling menghargai, saling menjaga langkah, integritas, objektivitas, proporsionalitas, rasanya akan terhindar dari berbagai macam kemungkinan konflik. Kita harus mengutamakan kepentingan bangsa.

Soal lain, apa ada keterli­batan jaksa atas kaburnya pemilik rekening gendut Aiptu Labora Sitorus dari Lapas Sorong?
Tidak ada keterlibatan oknum jaksa.

Bagaimana Anda bisa me­mastikan seperti itu?
Yang kita dengar dia (Labora Sitorus) kan izin berobat. Yang izinkan siapa? Sekarang logika saja, kalau sudah diputus, tugas jaksa selesai. Nah bagaimana mungkin ada keterlibatan jak­sa. Itu sepenuhnya di bawah pengawasan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan).

Artinya ada dugaan pihak Lapas yang bermain?
Nggak tahu, ditelusuri saja. Saya nggak boleh ngomong begitu kan.

Terkait putusan Pengadilan Negeri Cibinong tidak men­ghukum mati dua gembong narkoba, pandangan Anda?
Kami akan banding karena hukumannya tidak sesuai den­gan tuntutan. Kejaksaan sudah komit untuk menyatakan perang terhadap narkoba.

Dengan hukuman mati, apa tidak mempertimbangkan hubungan bilateral dengan negara lain?
Kita jangan berkutat pada hukuman mati. Tapi kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia sedang menghadapi darurat narkoba. Makanya diperlu­kan sikap keras dan tegas bagi para pelaku jaringan pengedar narkoba.

Kita bukan melawan nega­ranya. Tapi melawan kejahatan serius. Indonesia harus disela­matkan dari ancaman narkotika. Untuk diketahui, Indonesia ada­lah pasar ketiga terbesar di dunia setelah Meksiko dan Kolombia. Makanya kita sedang mengh­adapi darurat narkoba. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya