Berita

KECELAKAAN/IST

KECELAKAAN MAUT OUTLANDER

Sebelum Tragedi, Ali dan Christopher 'Nongkrong' di Pacific Place

RABU, 21 JANUARI 2015 | 13:49 WIB

RMOLJakarta. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sultan Iskandar Muda atau Arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, semalam. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan sembilan kendaraan.

Di antara lain kendaraan itu adalah Mitsubishi Outlander B 1658 PJE, Avanza B 1318 TPJ, Mitsubishi Pickup B 9852 AP, Honda Vario B 3316 SPE, Yamaha Vixion B 3981 SON, Honda Supra X B 6684 TON, Honda Vario B 6535 AM, Honda Mega Pro B 4492 RO, dan Honda Beat B 3060 BSN.

Korban meninggal dunia atas nama Mustofa (27) warga Pondok Bambu, Jakarta Timur; Mahyudin Herman, warga Perumahan Elok, Pondok Petir, Depok; Wisnu Anggoro (31) warga Jalan Tanah Kusir, Kebayoran Lama; dan Iptu Batang Onang (46), anggota Polsek Kebayoran Lama. Sementara, korban kritis bernama Rifki Ananta dan Budiman Sitorus. Masing-masing dibawa ke  RS Fatmawati dan satu ke RS Pondok Indah.


Polisi pun bertindak cepat dengan menetapkan Christopher Daniel Sjarif menjadi tersangka. Ia terancam hukuman lima tahun penjara.

"Sudah tersangka. Kita kenakan Pasal 359, hukuman maksimal 5 tahun," kata Dirlantas Polda Kombes Risyapudin di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Rabu (21/1).

Selain menetapkan sopir menjadi tersangka, polisi juga sudah memeriksa sedikitnya tujuh saksi, di antaranya Sandi (40). Sandi adalah orang yang sempat mengemudikan mobil Outlander itu sebelum digantikan oleh Christopher.

Bukan hanya itu, polisi pun menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Christopher tidak hadir dalam olah TKP, sementara Sandi, sopir M Ali yang merupakan pemilik Mitsubishi Outlander hadir.

Menurut Sandi, Chris ingin mengambil alih kemudi. "Saat di depan Holland Bakery, Christopher tiba-tiba ingin merebut kendali sopir," cerita Sandi usai olah TKP di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (21/1).

Saat merebut kendali itu, Christopher sambil mencekik Sandi. Lalu, ada telepon dari Ali, sang pemilik mobil. Suasana di dalam mobil semakin memanas.

"Saya maunya angkat, handphone saya dibuang lalu saya buka pintu," lanjutnya.

Setelah itu, Sandi menghentikan mobil untuk mengambil ponselnya. Mobil akhirnya dibawa kabur oleh Chris dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menabrak sejumlah orang.

Lalu bagaimana hubungan Christopher dengan pemilik mobil bernama Ali. Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono Danial mengatakan keduanya adalah teman dekat. Mereka berteman sejak SMP di San Fransisco, Amerika.

Ali sendiri, kata Hindarsono adalah mahasiswa Universitas Indonesia. Sedangkan Christopher kuliah di San Francisco, Amerika.

Hindarsono menjelaskan, sebelum kejadian, Ali dan Christopher nongkrong di Pacific Place, Jakarta Selatan. Di situ, mereka minum-minum kopi di Kafe Liberika Pacific Place.

"Kemudian mereka berdua bersama sopir Ali bernama Sandi lanjut pulang," ungkapnya. [andhika tirta perkasa/sim/jkt/arp]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya