Berita

Poling: Upaya Pencarian AirAsia QZ8501 Memuaskan

RABU, 21 JANUARI 2015 | 07:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mayoritas publik mengaku puas dengan pencarian dan penyelamatan AirAsia QZ8501.

Demikian hasil polling yang dilakukan Kantor Berita Politik RMOL, hingga pagi ini (Rabu, 21/1). Hasil polling menunjukan, sekitar 79,4 publik merasa puas melihat upaya pencarian dan penyelamatan AirAsia QZ8501.

Sementara itu, 14,7 persen merasa tidak puas. Sisanya, sebanyak 5,9 persen mengatakan ragu-ragu.


Sebagai catatan penting, polling ini tidak menggunakan kaidah ilmiah dan tidak mencerminkan sikap publik pemilih Indonesia. Polling dengan metode one ip one vote ini hanya mengambarkan sikap politik pembaca Kantor Berita Politik , dan itu pun yang rela mengikuti polling.

Selasa kemarin (20/1), Komisi Perhubungan DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan dan Kepala Basarnas Marsekal Madya Henry Bambang Soelistyo.

Dalam kesempatan ini, Bambang mengatakan dalam waktu dekat ini tidak tertutup kemungkinan akan menghentikan proses pencarian. Namun demikian, tim akan tetap melakukan pencarian harian.

"Kalau hitungan genap satu bulan, tanggal 27 bulan ini. Tapi, kalau badan diangkat sebelum tanggal 27 (Januari), saya akan umumkan penutupan," kata Bambang Soelistyo.

Bambang Soelistyo mengaku sudah menemui keluarga korban beberapa waktu lalu. Katanya, keluarga korban sudah akan menerima realitas bila akhirnya proses pencarian dihentikan. Keluarga korban juga berterima kasih kepada Basarnas dan tim yang telah bekerja maksimal dalam penanganan kecelakaan ini.

"Mereka (keluarga korban) memberi aplaus. Dan itu tujuan akhir berkunjung ke keluarga," ungkap Bambang.

Bambang melanjutkan bahwa proses pencarian dan evakuasi AirAsia QZ8501 melibatkan ribuan personel, baik dari dalam maupun luar negeri. Basarnas pun menghabiskan biaya sekitar Rp 537,8 juta.

"Nanti kita dapat laporan dari bawah, bottom up. Setelah kita kumpulkan akan kita minta BPKP untuk memeriksa. Kalau ada yang misalnya tidak tepat, akan diperbaiki," tegas dia.

Hingga kini, total korban yang ditemukan mencapai 53 jasad. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya