Berita

AMINAH/ POSPERTKI

TKI DI SAUDI

Akhirnya Aminah Ditemukan dan Akan Kembali ke Indonesia

RABU, 21 JANUARI 2015 | 06:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Setelah satu bulan lebih, akhirnya Aminah Binti Muhammad ditemukan di Tasawul Tabuk oleh anggota Satgas KJRI Jeddah, Asep Sunia.

Aminah Binti Muhammad (34) adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sulawesi Selatan. Ia bekerja di Kota Tabuk sejak setahun lalu, dan berangkat ke Saudi melalui PT Al-Zubara.

Pada pertengahan Desember tahun lalu (16/12/2014), Aminah mengadu kepada salah satu relawan Posko Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia (Posper TKI)) karena sulit menghubungi pihak kelaurga. Aminah mengaku selalu dianiaya oleh majikan setiap meminta gaji.


Setelah menerima pengaduan, Posper TKI berkoordinasi dengan KJRI Jeddah pada hari Rabu esoknya (17/12/2014). KJRI Jeddah melalui Satgasnya di kota Tabuk langsung melakukan tindakan. Langkah yang ditempuh diantaranya menelusuri alamat tinggal majikannya dan melaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Banyak kesulitan saat penelusuran alamat majikan Aminah. Namun KJRI Jeddah dan Posper TKI bergotong royong mencari informasi. Aminah pun sempat diarahkan untuk mengirim foto area tempat tinggal majikannya yang bisa dijadikan petunjuk. Disamping itu, Posper TKI pun memberikan fotokopi paspor majikan laki kepada KJRI Jeddah.

Akhirnya, pada Minggu lalu (18/01), Aminah ditemukan Asep. Saat ini, kata Asep Sunia, dalam keterangan yang diterima redaksi (Rabu, 21/1), Aminah berada di Tasawul atau Kantor Ketenagakerjaan Wanita/KUKW) kota Tabuk.

"Direncanakan hari Jum’at (23/01) akan kembali ke Indonesia, hanya saja masih ada sisa gaji 6 bulan yang belum diberikan oleh pihak majikan. Kita upayakan dengan bantuan kepolisian setempat, sebelum hari Jum’at pihak majikan sudah memberikan," demikian Asep. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya