Berita

ilustrasi/net

Empat Desa Kena Banjir Kiriman, Menteri Marwan Kecewa

SENIN, 19 JANUARI 2015 | 21:22 WIB | LAPORAN:

Pemerintah menyatakan keprihatinan atas bencana banjir yang menimpa empat desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Banjir yang terjadi merupakan kiriman dari negara tetangga Malaysia.

"Kita prihatin dan kecewa atas banjir yang terjadi di empat desa tersebut. Apalagi terjadi akibat banjir kiriman dari Malaysia," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian Desa ) Marwan Jafar di Jakarta, Senin (19/1).

Banjir tersebut terjadi setelah hulu Sungai Sembakung di Sungai Pensiangan, Sabah, Malaysia, Sungai Labang dan Sungai Simalumung di Kecamatan Lumbis Ogong tak mampu menampung air hujan sehingga mengalir ke pemukiman penduduk.


Akibatnya, ratusan rumah yang terletak di Desa Atap, Desa Tagul, Desa Lubakan, dan Desa Bungkul terendam banjir dengan ketinggian sekitar satu meter.

Marwan mengatakan, laporan yang dia terima, sejumlah desa di sekitar Sungai Sembakung kerap dilanda banjir dari Negeri Jiran hampir setiap musim penghujan.

"Di sana sering mendapat banjir kiriman dari Malaysia. Ini harus kita pikirkan agar tidak ada lagi kejadian serupa," ujarnya.

Karena itu, pemerintah daerah setempat harus segera mengatasi masalah tersebut. Agar warga setempat tidak lagi resah dengan ancaman banjir.

Menurut Marwan, kondisi daerah seperti di Nunukan tentu akan diberikan perhatian khusus oleh pemerintah pusat.

"Kita dorong pemda untuk mengentaskan persoalan tersebut," bebernya.

Kementerian Desa sendiri juga akan memprioritaskan daerah tersebut karena hingga saat ini masih tergolong daerah tertinggal.

"Ada dua kabupaten di Kalimantan Utara yang tergolong daerah tertinggal yaitu Kabupaten Nunukan dan Malinau. Karena itu, perlu terus didorong juga agar terlepas dari predikat (daerah tertinggal) itu," jelas Marwan.

"Ini sudah menjadi target kita. Tapi, sekali lagi butuh adanya koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam hal program pembangunan. Khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kawasan perbatasan dan daerah tertinggal di wilayah masing-masing," tambahnya. [why]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya