Berita

ilustrasi/net

Sebelum Munas Hipmi Deadlock, Bahlil Lahadalia Sudah Unggul

SENIN, 19 JANUARI 2015 | 14:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebelum Musyawarah Nasional ke-XV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) deadlock, calon ketua umum Hipmi Bahlil Lahadalia sudah terlihat mendapat dukungan lebih banyak dari dua kandidat lainnya.

Hal ini terekam dalam pandangan 33 pengurus daerah dalam Sidang Pleno II.  Dan dalam forum tersebut, Bahlil memperoleh dukungan dari 13 pengurus daerah.

"Sesuai catatan pimpinan sidang dalam sesi Pleno II, ada 13 pengurus daerah yang menyatakan mendukung Bahlil," kata salah seorang Pimpinan Sidang Pleno III, Umar Lessy, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/1).


Selain Bahlil, kata Umar, 12 pengurus daerah mendukung Bayu Priawan Djokosoetono dan satu pengurus daerah mendukung Andhika Anindyaguna. Sedangkan tujuh pengurus daerah lainnya, belum menyampaikan dukungan ke tiga kandidat.

Sesuai catatan rapat, lanjut Umar, Bahlil memperoleh dukungan dari pengurus Hipmi Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Sedangkan Bayu memperoleh dukungan dari pengurus Hipmi Bangka Belitung, Aceh, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Kandidat lain yaitu Andhika hanya mendapat dukungan dari pengurus Hipmi DKI Jakarta. Tujuh pengurus Hipmi daerah yang dalam sidang Pleno II masih belum menyatakan sikap, yaitu Kalimantan Timur, Aceh, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal senada disampaikan Benny Batubara yang merupakan salah satu pimpinan sidang. Saat menjadi pimpinan sidang Pleno II, Benny mengakui bahwa Bahlil mendapatkan dukungan dari 13 pengurus Hipmi daerah. Bahlil mengungguli dua kandidat lainnya. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya