Berita

Hukum

Pemerintah Tidak Usah Emosi Hadapi Belanda dan Brazil

SENIN, 19 JANUARI 2015 | 10:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Indonesia tidak perlu menanggapi secara emosional atas sikap yang diambil pemerintah Belanda dan Brazil yang menarik Duta Besar dari Indonesia.

Sikap itu diambil pemimpin kedua negara, Presiden Dilma Rousseff dan Raja Willem Alexander karena permintaan agar membatalkan eksekusi mati warga negara mereka tidak digubris Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Begitu kata Wasekjen DPP PPP versi Muktamar Surabaya, Arsul Sani saat dihubungi wartawan (Senin, 19/1).


"Saya kira kita tidak perlu emosional terhadap langkah Brasil atau Belanda tersebut. Itu hal yang normal saja dalam hubungan diplomatik antar negara," katanya.

Anggota Komisi III itu berpandangan, tindakan kedua pemimpin negara tersebut patut ditiru karena menunjukkan ketegasan dalam membela warga negara.

"Saya malah melihat bahwa Pemerintah Indonesia dalam keadaan tertentu justru harus mengambil langkah seperti itu untuk menunjukkan bahwa pemerintah berusaha lakukan langkah-langkah melindungi warga negaranya di negara lain," tegas Arsul.

Sikap kedua negara itu, kata dia, tidak akan menimbulkan masalah dalam hubung bilateral ke depannya,

"Saya kira langkah tersebut tidak akan menimbulkan masalah serius atau memburuknya dalam tingkat yang parah pada hubungan kedua negara," tandasnya.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya