Berita

Hukum

Melecehkan Hukum Jokowi Buka Pintu Impeachment

MINGGU, 18 JANUARI 2015 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka pintu impeachment dirinya sendiri dengan tidak segera melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri.

"Apa alasan Jokowi tidak melantik. Sekarang DPR sudah melakukan tugasnya sesuai undang-undang dan hukum. Jokowi menunda pelantikan, ini namanya pelecehan terhadap lembaga negara, Jokowi sudah menghina hukum, ini bisa di-impeach," jelas pakar hukum tata negara Margarito Kamis dalam bertajuk 'Lewat Budi Gunawan, KPK Ganggu Hak Preogratif Presiden' di Warung Komando, Tebet, Jakarta (Minggu, 18/1).

Menurutnya, DPR menjalankan proses fit and proper test dan meloloskan Budi Gunawan di rapat paripurna sesuai proses hukum dan atas persetujuan Joko Widodo. Apabila sudah lolos di paripurna DPR maka Jokowi harus segera melantik Budi Gunawan. Dia menambahkan, Jokowi tak perlu mencari alasan tidak jelas untuk menunda pelantikan.


"Ini kan kelihatan Jokowi seakan-akan tuli dan tidak tahu Budi Gunawan tersangka. Kenapa dia membiarkan proses di DPR dan kemudian menunda," kata Margarito.

Secara hukum tata negara, tidak ada masalah jika Budi Gunawan dilantik menjadi Kapolri. Hanya saja yang menjadi kendala adalah legitimasi politiknya.

"Paling nanti akhirnya putusan Polri diremehkan karena Kapolri sendiri tersangka," demikian Margarito. [why]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya