Berita

Aziz Syamsuddin

Wawancara

WAWANCARA

Aziz Syamsuddin: Berikan Kesempatan Bagi Budi Gunawan Untuk Beberkan Fakta Dan Bukti Hukum

JUMAT, 16 JANUARI 2015 | 10:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Semua proses di DPR menyetujui calon tunggal Kapolri Komjen Budi Gunawan yang diajukan Presiden Jokowi.

DPR menyetujuinya. Ini ber­dasarkan hasil Rapat Paripurna, Badan Musyawarah dan Rapat Pleno Komisi III DPR,’’ kata Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali itu, semua proses itu diambil secara aklamasi. Sama seperti. proses uji kelayakan dan ke­patutan di Komisi III DPR, Rabu (14/1), yang secara aklamasi menyetujui Budi Gunawan men­jadi Kapolri.


Kami menyetujui surat Presi­den dan secara aklamasi men­gangkat Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri dan memberhentikan Jenderal Sutarman,” paparnya.

Berikut kutipan selengkap­nya:

Bagaimana proses Budi Gunawan disetujui menjadi Kapolri saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR?
Sembilan fraksi menyetujui surat Presiden tanggal 9 Januari dalam hal ini pengangkatan saudara Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri meng­gantikan Jenderal Sutarman.

Pertimbangannya apa?
Pertimbangannya itu masing-masing fraksi.

Bagaimana dengan Partai Demokrat yang menolak?
Yang memberikan persetu­juan sembilan fraks

Budi Gunawan sudah ditetapkan menjadi tersangk adalam kasus rekening gendut, ini bagaimana?
Sudah dijelaskan secara ter­buka, baik mengenai kasus rekening itu, kemudian surat dari Bareskrim itu sudah dijelaskan.

Apa pertimbangan fraksi-fraksi itu sudah cukup kenapa mendukung Budi Gunawan meski KPK menetapkannya sebagai tersangka?
Kalau cukup itu kan relatif. Kalau dari pandangan-pandan­gan dalam proses uji kelayakan dan kepatutan itu kan bisa kita lihat. Bahwa mereka ada yg memberikan catatan-catatan, maka kami berikan kesempatan saudara Budi Gunawan untuk memberikan klarifikasi dan bukti-bukti fakta hukum.

Surat dari Bareskrim itu jadi andalan untuk mendu­kung Budi Gunawan?
Salah satunya ya.

Harapan Anda?
Saya berharap Kapolri yang baru dapat membawa perubahan pada institusi Korps Bhayang­kara. Saya yakin siapapun yang jadi Kapolri adalah yang terbaik dan didukung masyarakat. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya