Berita

Hukum

Presiden Jokowi: Menurut Kompolnas, Transaksi Komjen BG Wajar

RABU, 14 JANUARI 2015 | 19:36 WIB | LAPORAN:

. Presiden RI, Joko Widodo mengklaim telah menelusuri rekam jejak Komjen Budi Gunawan dari sejumlah pihak sebelum menunjuknya menjadi calon tunggal Kapolri. Salah satu pihak yang dimintai data dan saran adalah Kompolnas.

Dalam keterangan pers di Wisma Negara Jakarta, Rabu (14/1), Jokowi bilang, Kompolnas menyatakan Komjen BG bersih. Termasuk, mengenai rekening gendut. Saat itu, ada dua usulan atau opsi dari Kompolnas. Opsi satu, ada 9 petinggi polri, sementara opsi kedua ada perwira polri bintang tiga. Satu yang dipilih oleh Presiden Jokowi.

"Setelah didetil, saya bertanya (ke Kompolnas) katanya ada masalah mengenai rekening dan saya kemudian tanyakan kepada Kompolnas dan saya juga mendapatkan
surat klarifikasi mengenai rekening dan di sini disampaikan hasil penyelidikan disimpulkan hasil transaksi itu wajar," jelas Jokowi sambil menunjukkan kertas putih yang diduga berisi data Kompolnas soal transaksi Komjen BG.

surat klarifikasi mengenai rekening dan di sini disampaikan hasil penyelidikan disimpulkan hasil transaksi itu wajar," jelas Jokowi sambil menunjukkan kertas putih yang diduga berisi data Kompolnas soal transaksi Komjen BG.

Nah, dari situ barulah Presiden Jokowi melayangkan surat ke parlemen. Isinya, penunjukkan Komjen BG menjadi calon tunggal Kapolri.

"Dalam proses ini kemudian ada penetapan tersangka oleh KPK," sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini. [sam]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya