Berita

fadli zon

LAPORAN DARI EKUADOR

Fadli Zon Diajak Rafael Correa untuk Keliling Istana Presiden

RABU, 14 JANUARI 2015 | 15:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Ekuador Rafael Correa senang sekali saat berkunjung ke Indonesia. Sebab sambutan dari pemerintah Indonesia saat dipimpin Presiden SBY itu begitu hangat dan sangat baik.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, kepada Kantor Berita Politik di gedung Parlemen Ekuador (Selasa, 13/1). Fadli Zon menyampaikan hal ini usai bertemu dengan Rafael Correa di Istana Presiden Ekuador.

"Rafael Correa mengatakan, kalau pun secara teritorial Indonesia dan Ekuador jauh secara teritorial, namun punya kedekatan dalam melihat perkembangan dunia. Ya, Indonesia dan Ekuador itu dekat di hati lah," kata Fadli, yang menjadi Ketua Delegasi Indonesia dalam Sidang Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) di Quito, Ekuador.


Sebelum pertemuan digelar, Fadli Zon diajak Rafael Correa untuk naik ke balkon Istana. Di balkon, ia diajak menyaksikan siswa-siswa dan aksi marchingband Istana, tepat di depan Istana atau di tugu Proklamasi Ekuador. Di atas balkon, Fadli juga diajak menyaksikan parade, dan Presiden Ekuador bisa menyapa langsung masyarakat.

"Sepintas saja, rakyat Ekuador terlihat sangat menyukai Presidennya karena memang ia mengakar," ungkap Fadli, yang berada di atas Balkon dengan Correa sekitar setengah jam.

Setelah itu, Fadli, bersama dengan sebagian ketua delegasi parlemen negara lain, diajak tur keliling Istan. Di dalam Istana Correa memperlihatkan ruang rapat kabinet, ruangan untuk menerima tamu, juga beragam display hadiah yang diterima Presiden Ekuador dari pemimpin negara lain. Misalnnya ada reflika pedang Simon Bolivar dari Presiden Venezuela Hugo Chavez dan juga replika pedang Raja Arab Saudi.

"Ada juga dari Indonesia seperti wayang dan Gedung parlemen," demikian Fadli Zon.

Selain Fadlin Zon, hadir dalam pertemuan informal ini Ketua Senat Malaysia Tan Sri Abu Zahar, Presiden Parlemen Ekuador Gabriela Rivadeneira, Ketua Parlemen Rusia Valentika Matvienko, Wakil  Ketua Parlemen RRC Zhang Baowen dan Ketua Parlemen Australia Bronwyn Bishop. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya