Berita

Hukum

Soal Harta, Komjen BG: Itu Sudah Ada Kekuatan Hukum

SELASA, 13 JANUARI 2015 | 19:37 WIB | LAPORAN:

. Calon tunggal Kapolri, Komjen Budi Gunawan (BG) menanggapi santai persoalan kenaikan jumlah harta kekayaan yang sudah dilaporkannya ke bagian LHKPN-KPK medio 26 Juli 2013 lalu.

Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian RI itu merasa tak ada kejanggalan dibalik kenaikkan hartanya. Meski, jumlahnya cukup fantastis, mencapai miliaran rupiah.

"Yang pasti itu sudah dipertanggung jawabkan dan sudah ditindak lanjuti dan sudah ada clearancenya, berarti itukan sudah ada kekuatan hukum," kata dia dalam keterangan pers di rumahnya bilangan DurenTiga, Jakarta Selatan, Selasa (13/1) petang.


Diketahui dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) pada 2013, kekayaan BG mencapai Rp22,6 miliar. Jumlah itu meningkat dari laporan yang sebelumnya diserahkannya tahun 2008, yakni Rp4,6 miliar.

Ditanyakan lagi soal jumlah hartanya itu, Komjen BG menjawab diplomatis. "Kita lihat saja nanti ya," tandasnya.

KPK secara resmi telah menetapkan calon Kapolri Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan transaksi mecurigakan atau transaksi tidak wajar dari pejabat negara. Oleh KPK, Komjen Budi disangka melanggar pasal 12 huruf a atau b pasal 5 ayat 2 pasal 11 atau pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp

Penetapan tersangka terhadap Budi itu dilakukan setelah KPK melakukan penyidikan selama setengah tahun sejak Juli 2014 lalu. [sam]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya