Berita

fadli zon-nurhayati

LAPORAN DARI EKUADOR

Parlemen Indonesia Manfaatkan Sidang APPF untuk Gelar Pertemuan Bilateral

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 17:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam pertemuan Asia Pacific Parliementary Forum (APPF), parlemen Indonesia selalu memperjuangkan kepentingan nasional. Tak terkecuali dalam sidang APPF ke-23 di Quito Ekuadro yang digelar pada tanggal 10-15 Januari 2015.

"Kepentingan nasional kita, kita sampaikan dalam sidang-sidang maupun dalam resolusi," kata Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), Nurhayati Ali Assegaf, kepada Kantor Berita Politik RMOL di Quito, Ekuador (Senin, 11/1).

Menurut Nurhayati, forum secama APPF ini sangat bermanfaat dan juga sangat efesien. Misalnya, perlemen Indonesia bisa menggunakan momentum ini untuk melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa negara.


"Kita sudah rencanakan bertemu dengan Rusia, China, Brazil, dan Australia. Pertemuan bilateral ini dilakukan karena kita punya agenda membawa kepentingan nasional, untuk kesejahteraan rakyat," tegas Nurhayati.

Dalam pertemuan kali ini, delegasi dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Turut menjadi anggota delegasi, Teguh Juwarno (Fraksi PAN), Abdul Kadir Karding (Fraksi PKB), Wiryanti Sukamdani (Fraksi PDIP), Indro Hananto (Fraksi Golkar), Rachel Maryam (Fraksi Gerindra), dan Arief Suditomo (Fraksi Hanura).

Sementara itu, ada delapan resolusi yang dibawa Indonesia. Pertama mendukung perdamaian Timur Tengah yang diantaranya juga mendukung pembentukan negara Palestina yang berdaulat, serta mengajak negara-negara anggota APPF untuk terus menolak pendudukan Israel di Palestina karena bertentangan dengan hak asasi manusia dan hukum internasional.

Kedua, mengajak negara-negara APPF untuk terus mempromosikan dialog dan jalan damai dalam menyelesaikan masalah-masalah di kawasan, terutama dalam menyelesaikan masalah klaim teritori di Laut Tiongkok Selatan. Ketiga, menyerukan kepada negara-negara anggota APPF untuk memberikan perlindungan bagi pekerja migran.

Keempat, mengajak negara-negara anggota APPF untuk membentuk jaringan parlemen anti-korupsi dan meningkatkan kerja sama yang bertujuan untuk memfasilitasi instrument bilateral dan multilateral. Kelima, mengajak negara-negara anggota APPF untuk meningkatkan kerja sama parlemen dan kerja sama internasional dalam memberantas perdagangan manusia dan obat-obatan terlarang.

Keenam, menyerukan kepada negara-negara anggota APPF untuk membentuk UU yang melindungi warga negara, terutama anak-anak di bawah umur, dari kejahatan cyber. Ketujuh, membuat cetak biru konektifitas ekonomi yang diadopsi dalam pertemuan ke-22 APEC di Beijing Tingkok. Kedelapan, mengajak negara-negara anggota APPF untuk meningkatkan kerja sama dalam perlindungan benda-benda purbakala. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya