Berita

Hukum

Kepala BNP2TKI Lapor Harta ke KPK

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 16:02 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Nusron yang berada selama satu jam sejak tiba pukul 14.30 WIB mengaku harta kekayaan yang dimiliki tidak bertambah banyak saat menjadi anggota DPR periode 2009-2014 lalu.


"Ya pokoknya setelah lima tahun cuma bertambah satu mobil dan beberapa sawah. Tanah di Kudus delapan ribu dan tiga ribu meter," ungkapnya di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (12/1).

Nusron melaporkan harta miliknya berjumlah sebesar Rp 5,8 miliar. Dia juga mengaku memiliki empat unit mobil, namun, politisi Partai Golkar itu enggan menjelaskan mobil jenis apa saja yang tercantum dalam laporannya ke KPK.

Selain itu, Nusron juga mengaku masih memiliki utang sebesar Rp 600 juta.

"Itu untuk membangun pabrik bersama  teman-teman di Purwakarta," beber Nusron yang mengenakan kemeja putih berlengan panjang.

Secara terpisah, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, pihaknya akan mengklarifikasi terlebih dulu harta kekayaan Nusron sebelum diumumkan ke publik.

"Ya, nanti diklarifikasi dulu," singkatnya saat dikonfirmasi.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya