Berita

budi gunawan/net

Kompolnas Tidak Tahu Asal Usul Kekayaan Budi Gunawan

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 05:55 WIB | LAPORAN:

. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku tidak tahu mengenai asal usul kekayaan Komjen Pol Budi Gunawan, calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Jokowi.

Seperti diwartakan sebelumnya, Budi yang saat ini menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Polisi (Kalemdikpol) memiliki harta kekayaan fantastis, yaitu mencapai Rp 22,6 miliar. (Baca: Budi Gunawan Calon Kapolri yang Kaya Banget).

Komisioner Kompolnas Hamidah Abdurrahman berasalan, waktu yang dimilikinya sempit. Pihaknya hanya mampu melakukan penelusuran di bidang karier, jabatan dan pendidikan Budi.


"Kami hanya melihat kecakapan beliau, pendidikan, pengalaman selama di Polri. Untuk yang lainnya, biar lembaga lain. Supaya bagi-bagi kerja," jelasnya dia kepada redaksi Minggu malam (11/1).

Saat proses penggodokan nama, tambahnya, Kompolnas tidak menerima keberatan secara resmi yang disampaikan masyarakat. Makanya, Kompolnas hanya memfokuskan penjaringan pada kecakapan para perwira tinggi. Nama Budi dianggap mumpuni. (Baca: Karena Buru-buru, Jokowi 'Menggantung' Budi Gunawan).

Dalam pengajuan itu, sebenarnya Kompolnas tidak mengajukan nama Budi sendiri. Kompolnas mengusulkan lima perwira tinggi Polri bintang 3. Kemudian, presiden memilih satu dari lima nama tersebut, yaitu Budi. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya