Berita

ilustrasi/net

Ekor Pesawat QZ8501 Berhasil Diangkat, Nasib Kotak Hitam Belum Jelas

SABTU, 10 JANUARI 2015 | 12:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang tenggelam ke dasar laut perairan Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, berhasil diangkat oleh tim gabungan TNI Angkatan Laut.

Dari pantauan redaksi lewat layar televisi, ekor pesawat yang mempunyai bobot sekitar 70 ton itu tampak mengapung ditarik kapal derek menggunakan balon pengangkat berwarna oranye.

Dua perahu karet berwarna hitam milik TNI tampak mengawal penarikan ekor pesawat ke arah Pangkalan Bun.  


Kondisi alam yang tidak mendukung sempat membuat proses pengangkatan memakan waktu cukup lama dan berhari-hari.

Pengangkatan hari ini sudah dilakukan sejak pukul 06.00 WIB oleh tim penyelam gabungan TNI. Pengangkatan dimulai dengan pengikatan ekor pesawat.

Namun sampai saat ini dikabarkan bahwa black box atau kotak hitam yang diduga kuat berada di bagian ekor pesawat, yang jadi target pencarian, belum juga ditemukan.

Juga belum dapat dipastikan apakah black box sudah terpisah dari bagian ekor pesawat atau terbawa arus air. Hal ini seperti dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko yang memantau langsung pengangkatan ekor di Selat Karimata, saat diwawancarai TV One.

Saat ini penarikan bagian ekor terus dilakukan dan dikhawatirkan jika proses ini memakan waktu terlalu lama maka pecahan tubuh pesawat akan tercerai berai di bawah air. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya