Berita

Dunia

Ternyata, Inilah Musuh Nomor Satu Teroris

MINGGU, 04 JANUARI 2015 | 19:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Siapa bilang teroris tidak punya rasa takut. Jelas teroris punya rasa takut.

Barangkali yang tidak banyak diketahui adalah, menurut artikel yang ditulis Michael Soussan dan Elizabeth Weingarten, dalam artikel di CNN akhir tahun lalu, teroris paling takut dengan kesetaraan gender dan wanita yang terdidik.

Soussan adalah mantan pekerja kemanusiaan PBB di Irak dan asisten profesor di New York University. Sementara Weingarten adalah editor New American dan direktur Global Gender PArtity Initiative.


Keduanya mengatakan, kesetaraan gender sebagai mimpin buruk nomor satu kelompok teroris.

Logika yang mendasari pendapat kedua tokoh wanita ini cukup sederhana: wanita yang berdaya tidak akan pernah bisa menerima kebrutalan teroris.

Wanita terdidik akan akan menantang struktur kekuasaan seperti yang dimiliki kelompok ISIS. Itulah sebabnya, kelompok teroris hanya bisa berdampingan dengan wanita dan perempuan yang mudah mereka tindas dan perbudak.

Artikel itu juga mengutip pendapat Sanam Naraghi-Anderlini, salah seorang pendiri International Civil Society Action Network. Menurut Naraghi-Anderlini, menyerang kelompok wanita agar mereka tetap berada di bawah dominasi pria adalah target utama kelompok teroris.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa strategi melumpuhkan teroris hanya bisa berhasil bila mengikutsertakan upaya mencerdaskan kaum wanita dan menjadikan upaya itu sebagai strategi terdepan dan bagian dari perencanaan.

Upaya ini tidak sekadar menggelontorkan uang untuk pendidikan. Melainkan membutuhkan perubahan paradigma secara fundamental di kalangan pengambil kebijakan di negara-negara demokrasi yang ingin memerangi terorisme. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya