Berita

hatta rajasa/net

Ingat, Hatta Rajasa Salah Satu Penyumbang Utama Suara PAN Hingga Naik 50 Persen

MINGGU, 04 JANUARI 2015 | 02:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sama sekali tidak benar bila dikatakan Hatta Rajasa, yang selama periode kepemimpin PAN menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, tidak mengurus adan tidak melakukan apa-apa untuk membesarkan Partai Amanat Nasional (PAN).

Demikian disampaikan Ketua Bidang Politik DPP Garda Muda Nasional (GMN), Muhamad Adnan Rarasina, kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Minggu, 4/1).

"Memang benar ketika dalam acara acara berhubungan dengan tugas kenegaraan, Hatta tidak mau berbicara tentang urusan partai karena prinsip loyalitas pada negara. Tapi semua kader juga tau bahwa khusus hari Jumat sampai Minggu digunakan sepenuhnya untuk membangun dan mengkonsolidasikan partai ke daerah-daerah," tegas Adnan.


Adnan menegaskan bahwa sebagai Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjadi salah satu faktor utama penyumbang suara, selain kerja keras kader. Di bawah Hatta Rajasa, suara PAN naik menjadi 3,5 juta suara pada Pemilu 2014 dari sebelumnya 6 juta suara pada 2009.

"Kinerja Hatta Rajasa sebagai menteri mendapat kredit poin khusus dari rakyat. Artinya bahwa rakyat memandang kinerja ekonomi yang digawangi Hatta mampu mengangkat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di tengah perekonomian dunia yang sedang yang lesu secara konsisten tumbuh di angka 6 sampai 7 persen per tahun," ungkap Adnan.

Adnan menambahkan, Hatta dikenal dunia dengan konsep Hattaconomic-nya dengan program program unggulan seperti wirausaha muda, dan yang paling fenomenal adalah konsep master plan MP3EI yaitu program membangun pusat pusat pertumbuhan ekonomi baru secara merata di seluruh daerah penyangga ekonomi dengan total nilai anggaran non-APBN sebesar 6 ribu Triliun.

"Ini adalah kerja nyata Hatta yang kemudian berkontribusi positif bagi kenaikan suara PAN sebesar 50 persen dari pemilu sebelumnya," demikian Adnan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya