Berita

ilustrasi

Dunia

Pertama di Tahun 2015, Seorang Tentara Ukraina Tewas

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 12:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perang antara militer Ukraina dengan separatis pro-Rusia terus memakan korban. Kemarin, Jumat (2/1), pihak Ukraina melaporkan kematian pertama anggota pasukannya di tahun 2015.

Juru bicara militer Ukraina, Andriy Lysenko, mengatakan seorang tentara tewas dan lima lainnya luka-luka dalam serangan oleh pemberontak.

"Dalam 24 jam terakhir, seorang Ukraina tewas dan lima lainnya terluka karena tindakan provokatif (oleh separatis)," kata Lysenko, dalam konferensi persnya, seperti dikutip Reuters.


Meski ia tidak memberikan rincian tentang keadaan serangan yang menewaskan seorang tentara, tetapi Lysenko mengatakan sering terjadi penembakan dan serangan mortir oleh separatis di wilayah timur Ukraina, termasuk di sekitar bandara internasional di kota industri Donetsk.

Menurut data, lebih dari 4.700 orang tewas pada 2014 dalam konflik, yang telah menimbulkan krisis terburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat sejak Perang Dingin. [zul]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya