Berita

ilustrasi/net

Malaysia Evakuasi 120 Ribu Warga Setelah Diterjang Banjir

SABTU, 27 DESEMBER 2014 | 16:23 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Tak hanya di Indonesia, Malaysia juga tengah dihadapkan dengan persoalan bencana alam banjir. Sekitar 120 ribu orang terpaksa mengungsi akibat hujan deras yang mengguyur negara Melayu tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, hari ini (Sabtu, 27/12) mengatakan bahwa tim SAR menghadapi tantangan berat untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban banjir.

"Saya akui situasi ini sangat menantang untuk para petugas penyelamat dan kami berusaha yang terbaik untuk memastikan bahwa makanan tiba kepada para korban," katanya seperti dikutip oleh surat kabar Star hari ini.


Hal ini lantaran daerah-daerah yang terendam banjir di wilayah timur laut Malaysia sulit terjangkau. Padahal, helikopter dan truk militer telah dipersiapkan di daerah Kota Bharu, yang terletak di dekat perbatasan Malaysia dengan Thailand
Selatan. Namun, upaya penyelamatan terhambat oleh air yang terus naik dan arus
yang deras.

Pemerintah juga telah mengalokasikan dana sekitar 14 juta dolar AS atau
senilai Rp 175 miliar untuk mengelola pusat bantuan.

Parahnya di tengah bencana nasional seperti ini, Perdana Menteri Tun Najid Razak justru malah terlihat asyik bermain golf bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama ketika berlibur di Hawai.

Ini didapat dari akun Twitter PM Najib sendiri yang menggunggah foto kebersamaannya dengan orang nomor satu di AS itu kemarin (Jumat, 26/12) sehingga menuai kritik dari masyarakat Malaysia.

Seorang ajudan PM Najib, Tengku Sariffuddin Tengku Ahmad, telah mengatakan kepada AFP bahwa bossnya akan segera pulang hari ini. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya