Berita

ilustrasi/net

Dunia

Lewat Mesir, Hamas Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata dengan Israel

SABTU, 27 DESEMBER 2014 | 12:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Faksi Islam Hamas di Gaza Palestina pada Jumat (26/12) menegaskan kepada Mesir soal komitmennya untuk menegakkan perjanjian gencatan senjata dengan Israel Agustus lalu.

"Kami mengadakan kontak dengan Mesir dan pihak lain untuk memberitahu mereka bahwa Hamas berkomitmen dengan perjanjian gencatan senjata yang dicapai di Kairo pada 26 Agustus," kata Wakil kepala Hamas Ismail Haneya seperti dimuat Xinhua.

Penegasan Hamas itu dilakukan setelah hubungan Israel dan Hamas kembali memanas pekan ini. Hal itu dikarenakan adanya seorang militan Hamas yang tewas dalam pertempuran senjata pendek dengan kekuatan darat militer Israel di dekat perbatasan antara jalur Gaza dan tenggara Israel. Serangan terjadi setelah sniper menembak Hamas dan melukai seorang tentara Israel lainnya.


Setelah insiden itu Israel melalui Mesir dan mediator lainnya memperingatkan untuk mengambil langkah yang lebih serius bila Hamas melakukan serangan lainnya.

Pimpinan Hamas pun kembali bertemu dengan perwakilan dari faksi-faksi politik dan kekuasaan, dan setuju bahwa mereka semua berkomitmen untuk tetap melakukan gencatan senjata.

Gencatan senjata yang dimaksud merujuk pada gencatan senjata yang dibuat di Kairo, 50 hari setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza yang menewaskan sekitar 2.200 warga Palestina dan 70 warga Israel. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya