hamdan zoelva/net
hamdan zoelva/net
"Sebagai seorang Ketua MK dan hakim MK, beliau (Hamdan) sudah membutikan untuk tidak mempertaruhkan kehormatan dan martabat MK di hadapan Pansel dengan mengikuti wawancara yang justru semakin memperlihatkan dirinya "mengejar" jabatan yang tentunya bukan denyut nadi seorang negarawan," kata pakar hukum tata negara Irmanputra Sidin dalam keterangannya (Kamis, 25/12).
Irman menabahkan, ke depannya Presiden seharusnya bisa menentukan sendiri hakim konstitusi yang akan diajukan. Sebab, kata Irman, konstitusi sudah menentukan bahwa penunjukkan telah menjadi hak ekslusif presiden.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04