Berita

abdurrahman wahid/net

Politik

Mengenang Gus Dur Lewat Foto di Haul Kelima

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 14:03 WIB | LAPORAN:

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar haul kelima pendirinya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Haul yang dilaksanakan di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa (23/12) diisi orasi budaya bertajuk 'Gus Dur Adalah Kita' oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar.

Serta diisi dengan testimoni dari para sahabat dan orang-orang yang pernah punya kenangan tersendiri dengan Presiden RI ke-IV tersebut.


Rangkaian acara haul juga diisi dengan pameran foto tentang perjalanan Gus Dur semasa hidup. Sebanyak 60 foto dipajang untuk mengenang kembali sosok Gus Dur mulai dari memimpin PKB hingga melenggang ke Istana Negara.

Salah satu Gusdurian atau pengikut Gus Dur bernama Abdul mengaku terkesan saat melihat foto Gus Dur sedang menanam pohon jati. Dia menilai bahwa Gus Dur mempunyai semangat kepedulian terhadap lingkungan.

"Ini penting dalam konteks lingkungan hidup yang hari ini kondisi hutan hilang karena dialih fungsi menjadi zona bisnis. Bayangkan di tahun 2007 sudah ada gerakan penanaman pohon, artinya Gus Dur imajinasi lingkungan hidupnya sudah jauh ke depan," jelas Gusdurian asal Ternate itu.

Tak ketinggalan pula dipajang ketika Gus Dur diantarkan lautan manusia menuju tempat peristirahatan terakhir pada 26 Desember 2009 lalu.

"Ini yang paling berkesan saat meninggal Gus Dur. Lautan manusia tumpah ke jalan untuk mengantar ke tempat peristirahatan terakhir. Saya merinding melihatnya dan masih terasa kehilangan," kata Efendi, Gusdurian asal Jawa Timur.

Selain Muhaimin Iskandar, haul kelima Gus Dur juga dihadiri petinggi-petinggi PKB, budayawan Arswendo Atmowiloto, dan pelawak senior Tarsan.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya