Berita

Dunia

Ulama Garis Keras Bela Tindakan Taliban Serang Sekolah di Peshawar

SABTU, 20 DESEMBER 2014 | 14:56 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kepala Masjid Merah Pakistan Maulana Abdul Aziz mengutuk operasi yang dilakukan tentara Pakistan terhadap Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).

Ulama yang terkenal dengan pemikiran garis kerasnya justru menyebut bahwa penyerangan yang dilakukan pihaknya terhadap sebuah sekolah di Peshawar awal pekan ini merupakan tindakan yang sah. Padahal dalam serangan tersebut, sedikitnya 133 anak-anak sekolah menjadi korban tewas.

TTP sendiri sebelumnya mengklaim bahwa serangan tersebut adalah serangan pembalasan atas serangan militer yang berlangsung terhadap kubu pertahanannyadi Warizistan Utara.


"Oh penguasa, Oh orang yang berkuasa! jika Anda akan melakukan tindakan seperti itu, akan ada reaksi (balasan)," kata Aziz,seperti dilaporkan AFP.

Bahkan, Aziz menantang orang-orang untuk mencari referensi bahwa tindakan yang dilakukan tentara Pakistan bukan atas nama Islam.

"Operasi yang terjadi di Waziristan Utara ini bukanlah tindakan atas nama Islam. Mungkin Anda bisa memperdebatkan itu, dengan menghubungi ulama dari luar negeri, dari India dan Bangladesh, Saya yang lebih dulu akan membuktikan bahwa operasi ini bukan atas nama Islam," lanjutnya.

Sejak Juni lalu, tentara Pakistan telah menewaskan lebih dari 1.700 militan dalam operasi terhadap basis TTP dan militan lainnya di Waziristan Utara dan wilayah Khyber.

Dengan adanya tragedi tragis ini, tentara Pakistan telah berjanji untuk melipatgandakan upayanya untuk menghapus momok militansi. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya