Berita

ilustrasi ukm/net

Dunia

Lewat CSR, Perusahaan-perusahaan Negeri Ginseng Dukung UKM Indonesia

SELASA, 16 DESEMBER 2014 | 14:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan ikut ambil bagian dalam pengembangan usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Hal itu dilakukan melalui program CSR perusahaan-perusahaan asal negeri ginseng yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Deputi Bidang Produksi UKM Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta menyebut, perusahaan-perusahaan Korea Selatan melalui Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) mengimplementasikan CSR yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang salah satunya adalah mengembangkan UKM.

"Dukungan perusahaan-perusahaan Korea melalui KOTRA adalah dengan mengawal sejumlah program, termasuk One Village One Product (OVOP) untuk meningkatkan kualitas unggulan daerah dan meningkatkan daya saing," ujarnya di sela gelaran ROK-RI Forum CSR 2014 di Shangri La Hotel Jakarta beberapa saat lalu (Selasa, 16/12).


Ia mencontohkan sejumlah keberhasilan program CSR dalam mendorong pengembangan produk di beberapa wilayah di Indonesia.

"Misalnya saja produk bawang goreng di Palu yang didukung oleh program ini. Ada juga produk lidah buaya yang dikembangkan di Kalimantan Barat dengan dukungan dari KOTRA," sambungnya.

Wayan menambahkan, Indonesia menargetkan untuk mengembangkan sekitar 500 produk dari sejumlah wilayah hingga tahun 2020 mendatang.

"Dukungan perusahaan-perusahaan Korea lewat CSR-nya bisa membantu pengembangan produk-produk kita ke depannya," tutur Wayan.

Bukan hanya itu, Wayan juga menakankan bahwa dukungan perusahaan-perusahaan Korea Selatan lewat CSR turut membantu Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

"Kita jadi punya lebih banyak produk unggulan dan daya saing yang lebih kuat," tandasnya. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya