Berita

ilustrasi/net

Humor Politik

Surat Orang Miskin dan Pak Polisi

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 17:54 WIB

KEHIDUPAN semakin sulit setelah harga bahan bakar minyak (BBM) naik. Tak terkecuali bagi Ki Ihan, seorang kakek miskin dengan sorang istri.

Kini, untuk makan sehari-hari saja, Ki Ihan semakin kesusahan. Menjadi peminta-minta pada sesama bukanlah pilihan Ki Ihan, sementara para tetangga sudah larut dalam kehidupan yang individualistik.

Ki Ihan pasrah. Dia merenung, dan dengan keterbatasan pengetahuan, ia menemukan ide: mengirim surat dan meminta tolong pada Tuhan. Ia pun menulis surat, dalam secarik kertas.


Setelah menulis, ia lipat dan memasukkanya ke dalam amplop lusuh. Di amplop, ia tulis : Kepada Tuhan yang Maha Esa. Di bawah tertulis alamat lengkap rumah, yang ia kontrak murah selama puluhan tahun. Siang hari, Ki Ihan masukkan amplop itu ke kotak pos yang ada di pinggir jalan.

Sore hari, tukang pos kaget ketika mensortir surat. Ia segera lapor kepada kepala kantor pos. Kepala kantor pos pun kaget ada surat dengan tujuan "Kepada Tuhan." Ia takut, sebagaimana pekerja pos yang lain. "Jangan-jangan ini dari teroris," pikir mereka.

Segera, Kepala Kantor Pos membawa surat itu ke kantor Polisi terdekat. Si polisi juga kaget. Ramai-ramai mereka buka surat itu, setelah dianalisa tidak membahayakan. Tertulis:

"Tuhan, Saya Ki Ihan, dan istri. Saya kelaparan, sementara tak ada tetangga yang peduli dan pemerintah sibuk sendiri. Tuhan, saya terpaksa kirim surat ini. Mohon Tuhan, beri kami uang Rp 1 juta, untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, juga untuk bayar rumah kontrakan. Tertanda Ki Ihan."

Polisi miris membaca tulisan itu. Setelah diinvestigasi dan ditemukan rumah kontrakan Ki Ihan, kepala polisi dan anggota sepakat: patungan mengumpulkan uang seadanya untuk memberi bantuan pada Ki Ihan. Terkumpul uang Rp 750 ribu.

Kepala polisi memerintahkan anggotanya untuk memasukkan uang itu ke dalam amplop, dan memberikannya pada Ki Ihan.

Menerima amplop berisi Rp 750 ribu dari polisi, Ki Ihan bersyukur bukan main. Namun ia ragu, dan sedikit kecewa. Jumlah uang tak sebesar yang diminta. Ia pun menulis surat lagi, dan ditujukkan "kepada Tuhan" kembali, lalu dititipkan kepada anggota polisi tadi.

Si polisi pun membawa surat itu kepada komadannya. Kepala polisi dan anggotanya pun ramai-ramai membaca, dengan perasaan bangga. Tertulis:

"Tuhan, Saya Ki Ihan, dan istri. Terima kasih atas kirimannya. Namun saya mohon, lain kali jangan dititipkan sama polisi. Buktinya, kalau dititipkan sama mereka, ini dikorupsi Rp 250 ribu. Tertanda Ki Ihan"


Asem tenan [***]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya