Berita

reuters

Dunia

Ikut Unjuk Rasa, Menteri Palestina Tewas Dicekik Polisi Israel

KAMIS, 11 DESEMBER 2014 | 10:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang menteri di Palestina, Ziad Abu Ein meregang nyawa setelah lehernya ditarik dan dicekik oleh seorang polisi di perbatasan Israel pada Rabu (10/12).

Insiden tersebut terjadi di tengah aksi unjuk rasa yang dilakukannya bersama dengan sekitar 200 aktivis Palestina dan aktivis asing di pos pemeriksaan Israel. Aksi itu sendiri merupakan bentuk protes menentang pemukiman Yahudi di wilayah yang diduduki Israel.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut ada sekitar 30 tentara dan polisi perbatasan Israel yang berupaya menghalau massa dengan melepaskan gas air mata serta suara granat. Bukan hanya itu, unjuk rasa juga diwarnai oleh perkelahian dan bentrokan.


Di tengah aksi, seoang polisi perbatasan Israel tiba-tiba saja mencengkram Abu Ein di bagian leher dan menariknya dengan satu tangan. Abu Ein sendiri dikabarkan Reuters tidak terlihat melakukan perlawanan berarti ketika lehenya dicekik.

Tak lama setelah setelah cengkraman itu dilepaskan, Abu Ein terjatuh ke tanah sambil memegang bagian dadanya. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Jasad Abu Ein kemudian diautopsi oleh patolog Palestina, Israel, dan Yordania untuk menemukan penyebab pasti tewasnya Abu Ein.

Menyusul insiden tersebut, Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon meminta maaf melalui sebuah pernyataan. Ia menyebut bahwa pihaknya tengah menyelidiki insiden itu demi stabilitas keamanan kedua negara.

"Mohon maaf tentang kematiannya (Abu Ein itu)," ujarnya dalam pernyataan itu.

Sementara itu presiden Palestina Mahmoud Abbas menilai insiden itu merupakan tindakan barbar yang tidak bisa diterima. Ia juga mengumumkan tiha hari berkabung nasional karena insiden itu.

Abu Ein sendiri diketahui merupakan tokoh yang pernah ditahan oleh Israel karena dituduh membunuh dua anak muda Israel dalam serangan bom tahun 1979 lalu. Ia kemudian dibebaskan oleh Israel dalam pertukaran tawanan dengan Palestina yang dilakukan pada tahun 1985. Abu Ein dikenal sebagai aktivis yang vokal menyuarakan penentangan atas perluasan pembangunan pemukiman Yahudi di Barat. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya