Berita

Politik

Yusril Ihza: Gus Dur Sebut 3 Jenis Pemimpin Dunia, Jokowi Termasuk Jenis...

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 17:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid pernah memberitahu Yusril Ihza Mahendra soal jenis-jenis pemimpin dunia.

Disampaikan dengan guyon usai pertemuan ASEAN Plus Jepang, China dan India yang dihadiri masing-masing pemimpin negara tersebut, Almarhum Gus Dur (GD) mengatakan kepada Yusril ada tiga jenis pemimpin dunia dalam kaitannya dengan kerja dan bicara.

Pertama, menurut Gus Dur, pemimpin yang sedikit bicara tapi banyak bekerja.


"Mau tahu contohnya Bang? kata GD pada saya. Ya Gus. "PM Mori dari Jepang" kata GD," tulis Yusril menceritakan guyonan Gus Dur dalam akun twitternya, @Yusrilihza_Mhd.

Kedua, kata Gus Dur kepada Yusril, pemimpin yang bicaranya banyak tapi kerjanya sedikit. "Contohnya PM Vajpayee dari India" kata GD pada saya," tulis Yusril yang mengaku hanya senyum mendengar guyonan Gus Dur itu.

"Ketiga pemimpin yang bicaranya banyak, kerjanya banyak juga. "Contohnya siapa Gus" tanya saya. "PM Mahatir dari Malaysia" jawab GD tenang.
 
Dari ketiga tipe itu, Gus Dur termasuk tipe yang mana? Inilah yang mengusuk Yusril. Yusril pun langsung menanyakannya kepada Gus Dur.

"Saya masuk jenis yang ke-4". Lha yang keempat itu yang kayak gimana Gus?" tanya saya.

Pemimpin jenis yang keempat itu beda. Pemimpin jenis ini kata Gus Dur sambil terkekeh, "lain yang dibicarakan, lain yang dikerjakan.

Dari macam-macam tipe pemimpin versi Gus Dur ini, termasuk tipe mana Presiden Joko Widodo. Pertanyaan ini nampaknya juga mengusik Yusril. Sayangnya Yusril tak memberi jawaban atau bahkan membuat klasifikasi baru. Yusril hanya mengajak publik menilai Jokowi.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya