Berita

ilustrasi topan di filipina/net

Dunia

Pasca Hagupit, Ratusan Ribu Warga Kembali ke Rumah

SENIN, 08 DESEMBER 2014 | 10:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan ribu warga Filipina hari ini (Senin, 8/12) mulai kembali ke rumahnya setelah mengungsikan diri jelang terjangan topan Hagupit atau yang dikenal dalam bahasa lokal sebagai topan Ruby akhir pekan lalu.

Hingga pagi hari tadi tercatat setidaknya ada empat orang tewas akibat terjangan topan yang membawa hembusan badai kategori tiga itu.

Reuters
mengabarkan, pemerintah Filipina agaknya tidak ingin mengulang keadaan di mana topan Haiyan melanda akhir tahun lalu. Pada saat itu ada lebih dari tujuh ribu orang tewas dan menghilang. Sebelum topan Hagupit tiba akhir pekan lalu, pemerintah Filipina telah berupa melakukan evakuasi kepada ratusan ribu warga di lebih dari 1.500 tempat penampungan demi meminimalisir jatuhnya korban jiwa.


"Kami senang karena kami telah mendapatkan pelajaran dari pengalaman lalu kami. Ini adalah pertanda baik," kata sekretaris jenderal Palang Merah Filipina Gwendolyn Pang.

Menurut biro cuaca Filipina PAGASA, Hagupit diketahui berhembus dengan kekuatan 10 kilometer perjam di pulau-pulau Romblon pusat menuju provinsi Mindoro Oriental dengan kecepatan angin 120 kilometer perjam.

Topan membawa serta hujan yang memicu terjadinya banjir dan tanah longsor. Sejumlah wilayah seperti di Jipapad, Samar Timur masih dikepung banjir sehingga warganya kesulitan bila hendak kembali ke rumahnya. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya