Berita

Ahmet Davutoglu/net

Turki dan Yunani Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

MINGGU, 07 DESEMBER 2014 | 11:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Turki dan Yunani sepakat untuk meningkatkan hubungan ekonomi antar dua negara.

Inilah hasil kesimpulan dalam KTT bilateral antara Turki dan Yunani yang digelar di Athena.

"Kami bertekad untuk membuka era baru (dalam hubungan) untuk kepentingan rakyat kedua negara," kata Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu dalam konferensi pers yang diadakan dengan rekannya Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras setelah pertemuan pada Sabtu (6/12), seperti dikutip Global Times.


Davutoglu menambahkan, sektor perdagangan, bea cukai, pariwisata, transportasi dan energi kedua negara akan dibebaskan biaya alias gratis.

"Hal ini karena kami (Turki) adalah pintu gerbang ke Asia untuk Yunani dan Yunani adalah pintu gerbang kami (Turki) ke Eropa," lanjut Davutoglu.

Dalam KTT ini, Turki dan Yunani juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk bekerja sama ilegal imigrasi, penyelundupan, kejahatan terorganisir dan terorisme.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya