Berita

Dunia

Mulai 1 Januari Harga Rokok Mungkin Naik!

MINGGU, 07 DESEMBER 2014 | 01:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Harga rokok kemungkinan akan dinaikkan mulai 1 Januari 2015 nanti. Permintaan kenaikan harga rokok ini telah dikirimkan ke Kementerian Urusan Umum beberapa waktu lalu.

Perusahaan Tembakau Maroko (SMT) seperti dikutip mingguan bisnis La Vie Eco dalam laporan hari Jumat kemarin (5/12) telah mengirimkan permintaan kenaikan harga rokok untuk merek-merek tertentu yang paling banyak dikonsumsi perokok Maroko.

SMT, misalnya, meminta agar harga sebungkus Marquise yang paling banyak dihisap orang Maroko dinaikkan 50 sen.


Sementara Philip Morris International berencana menaikkan sebungkus harga sebungkus Marlboro sebesar 1 dirham.

Marlboro merupakan merek rokok kedua terbesar yang dihisap perokok Maroko.

Kedua perusahaan itu juga telah mengirimkan permintaan ke Komisi Harga dan Persaingan.

Harga rokok di Maroko terakhir kali dinaikkan pada 2013. Rokok yang mengalami kenaikan harga ketika itu antara lain Casa, Olympic dan Marquise. Kenaikan harga tertinggi ketika itu dialami Gauloises and Fortuna, yang naik dari 22 menjadi 25 dirhams dan 20 menjadi 22 dirhams.

Kenaikan harga rokok kali ini berkaitan dengan beban pajak perusahaan tembakau yang semakin tinggi.

Juga disebutkan La Vie Eco, Philip Morris International dan British American Tobacco berencana memperkenalkan produk baru ke pasar Maroko. Kedua merek baru itu adalah Philip Morris seharga 20 dirhams per bungkus dan Lucky Strike seharga 22 dirhams perbungkus. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya