Berita

saleh p. daulay/rmol

Politik

MEMANTAU MITRA KERJA

Komisi VIII DPR RI akan Kunjungi Tiga Provinsi

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 14:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi VIII DPR RI berencana melakukan kunjungan komisi ke tiga Provinsi, yaitu Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Utara. Seluruh anggota komisi VIII dibagi ke dalam tiga kelompok dan berangkat ke tiga provinsi tersebut. Kunjungan kerja tersebut adalah bagian dari tugas komisi untuk melihat secara langsung implementasi program mitra kerja secara langsung di lapangan.

"Pemilihan ketiga provinsi itu berkenaan dengan isu aktual terkait Komisi VIII. Di Maluku Utara, rombongan Komisi VIII khususnya akan meneliti kasus tunggakan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) guru-guru agama. Selain itu, juga akan melihat penanganan bencana gempa yang baru-baru ini terjadi di sana. Begitu juga, melihat perkembangan IAIN di bawah kemenag," ujar Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay.

Kunjungan ke NTB difokuskan untuk melihat persoalan human trafficking yang belakangan marak terjadi di sana. Selain itu, juga akan dilihat dampak sosial terkait kenaikan BBM. Sekaligus melihat efektivitas KPS dalam menanggulangi dampak kenaikan BBM.


Sedangkan kunjungan ke Sumatera Utara difokuskan untuk melihat penanganan korban bencana Sinabung. Selain itu, rombongan juga akan melihat perkembangan perubahan IAIN menjadi UIN Sumut. Rombongan juga akan mengunjungi kelompok-kelompok masyarakat miskin yang perlu mendapatkan bantuan kompensasi BBM.

Secara umum, kunjungan kerja ini akan menemui mitra kerja yang ada di daerah, termasuk yang ada di kabupaten/kota. Dengan begitu, komisi VIII mendapatkan referensi langsung dalam menilai kinerja pemerintah. Referensi tersebut nanti akan disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kinerja mereka.

Saleh mengatakan, kunjungan kerja Komisi VIII akan dilaksanakan dari tanggal 7-12 Desember 2014. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya