Berita

angela merkel dan ashraf ghani/reuters

Dunia

Misi NATO Berakhir, Jerman Janji Siapkan Pasukan dan Dana Bagi Afghanistan

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 12:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel berjaji untuk tetap memberikan dukungan bagi Afghanistan pasca misi NATO ditarik dari wilayah tersebut.

Bukan hanya itu, Merkel juga berjanji akan terus mendukung Presiden Afghanistan yang baru Ashraf Ghani dan pemerintah persatuannya

"Jerman bertanggung jawab, khususnya pada keamanan di wilayah utara Afghanistan," kata Merkel dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Ghani di Berlin pada Jumat (5/12).


Dalam pertemuan keduanya, Merkel menyebut, Jerman akan mendukung Afghanistan dalam jangka waktu panjang dengan memberikan pelatihan pasukan keamanan dan menyediakan bantuan pembangunan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama Merkel juga menambahkan bahwa pembangunan kerjasama ekonomi secara bilateral antara Jerman dan Afghanistan merupakan hal yang penting dalam hubungan kedua negara.

Perlu diketahui, pasukan khusus NATO di mana Jerman ikut terlibat di dalamnya telah menarik diri dari tanah Afghanistan akhir tahun ini setelah lebih dari satu dekade melancarkan misi melawan kelompok militan Islam.

Dalam misi NATO di Afghanistan yang dipimpin oleh Amerika Serikat itu, Jerman diketahui mengirimkan hingga lima ribu pasukannya. Sekitar 55 tentaranya tewas dalam pertempuran.

Penarikan diri NATO sekaligus memberikan kuasa kepada sekitar 350 ribu pasukan militer dan kepolisian Afghanistan untuk menjaga keamanan dalam negerunya.

Setelah penatikan diri pasukan NATO, Amerika Serikat dan sekutunya berencana tetap menempatkan sekitar 120 ribu pasukannya di Afghanistan untuk membantu melawan terorisme dan melatih personil lokal.

Jerman sendiri sebagai salah satu sekutu Amerika Serikat, telah berencana menempatkan sekitar 850 pasukannya di Afghanistan pada tahun 2015 mendatang untuk melatih pasukan lokal. Jumlah tersebut menempatkan Jerman sebagai negara kedua yang mengirimkan pasukan setelah Amerika Serikat.

Selain menempatkan pasukan, seperti dikabarkan Reuters, Jerman juga sepakat untuk membantu Afghanistan dengan menggelontorkan dana bantuan pembangunan tahunan senilai 430 juta euro. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya