Berita

Hukum

Kadiv I Waskita Karya Ikutan Diperiksa KPK

RABU, 03 DESEMBER 2014 | 11:17 WIB | LAPORAN:

Kepala Divisi I PT. Waskita Karya, Adi Wibowo dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/12). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna tahun 2010-2011 di Sumatera Selatan.

"Diperiksa sebagai saksi tersangka RA (Rizal Abdullah)," terang Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.

Dalam perkara yang sama, Priharsa bilang, pihaknya juga mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lain. Mereka yakni, Aditama Parwoko dari PT. Mescomitra, lalu Fredy Kurnia dari PT. Dantosan Prescon.


"Mereka juga diperiksa sebagai saksi tersangka RA," sambung Priharsa.

Terakhir, penyidik juga memanggil Imam Subekti. Dalam jadwal pemeriksaan resmi yang dirilis bagian Humas KPK tertulis dia berasal dari kalangan swasta. Lalu penyidik juga memanggil, Henny R selaku karyawan PT Remasco Sejati Utama. Kemudian karyawan PT Spabetondek Admara, Josafat Sanatana Maruli.

KPK telah menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Rizal Abdullah sebagai tersangka. Anak buah Gubernur Sumsel Alex Noerdin itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Sumsel dan proyek Pembangunan Gedung Serba Guna di Pemprov Sumsel tahun anggaran 2010-2011.

Modus korupsi Rizal diduga dengan melakukan mark up atau penggelembungan anggaran sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 25 miliar. Rizal disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantaasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Penetapan Rizal sebagai tersangka. itu merupakan pengembangan dari kasus korupsi proyek Wisma Atlet yang dahulu. Dimana salah satunya menjerat bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya