Berita

boko haram/net

Dunia

AS Langsung Tuduh Boko Haram Sebagai Otak Serangan ke Masjid Emir Kano

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 14:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tragedi berdarah yang terjadi di Masjid Emir Kano, salah satu masjid terbesar di Nigeria, mendapat kecaman serius dari dunia internasional.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa, Ban Ki Moon, menegaskan, serangan terhadap warga sipil tidak dibenarkan.

Kecaman juga datang dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat, yang begitu yakin kelompok radikal yang mengatasnamakan Islam, Boko Haram, sebagai dalang di balik serangan mematikan kemarin.


"Meskipun sementara belum ada yang mengakui serangan-serangan ini, namun ciri-cirinya mengarah ke Boko Haram dalam upayanya untuk mengacaukan Nigeria," kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri AS, Jen Psaki, seperti dikutip dari AFP.

Dalam tragedi di Masjid Agung Kano, sedikitnya 120 orang tewas dan 270 lainnya mengalami luka-luka. Serangan terjadi saat jamaah sedang shalat Jumat.

Masjid ini terletak di istana Emir (penguasa) Kano, Muhammad Sanusi II, ulama kedua Muslim paling senior di Nigeria, yang pekan lalu mendesak warga sipil untuk mengangkat senjata melawan Boko Haram. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya