Berita

net

Dunia

Erdogan Keluhkan Islamofobia ke Paus Fransiskus

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 11:08 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kunjungan pemimpin Katolik sedunia, Paus Fransiskus, ke Turki dimanfaatkan Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk menyampaikan keprihatinannya atas peningkatan isu rasisme, diskriminasi dan Islamofobia atau kecurigaan dan diskriminasi kepada Islam, di dunia Barat.

"Muslim tersinggung dengan upaya Barat mengidentifikasi Islam dengan terorisme. Rasisme, diskriminasi, dan Islamofobia dengan cepat meningkat di Barat sekarang ini," ujar Erdogan, seperti dilaporkan Fox News.

Berbicara di Ankara dalam konferensi pers bersama Paus pertama asal benua Amerika Latin itu,  Erdogan menyebut bahwa kunjungan Paus Fransiskus ke negaranya akan membawa pengaruh positif terhadap umat Muslim sedunia.


Erdogan pun mengajak Paus untuk bekerjasama melawan Islamofobia yang dia nilai sebagai ancaman terberat di dunia itu.

"Saya percaya pesan Paus hari ini akan sampai tidak hanya kepada orang-orang Turki, tetapi bagi umat Islam dan Kristen," tambah Erdogan.

Islamofobia timbul seiring munculnya tindakan-tindakan teror yang mengatasnamakan Islam.
Islamofobia menguat setelah tragedi serangan Al Qaeda ke World Trade Centre (WTC), Amerika Serikat, pada 11 September 2001 yang menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Ketakutan berlebihan kepada Islam baru-baru ini bangkit kembali karena kemunculan kelompok serupa Al Qaeda seperti Boko Haram dan ISIS. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya