Berita

ilustrasi/net

Politik

Akbar Tanjung: Sebaiknya Munas Ditunda

JUMAT, 28 NOVEMBER 2014 | 04:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Konflik di tubuh Partai Golkar memasuki babak baru. Dewan Pertimbangan Golkar bersikap gunung. Tadi malam, Ketua Dewan Pertimbangan Akbar Tandjung menggelar rapat tertutup bersama jajaran  di kediamannya, Jalan Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Salah satu hasil rapat, mereka menyarankan penyelenggaraan Munas Golkar yang rencananya digelar di Bali, Minggu (30/11), ditunda.

"Demi menghindari pertentangan dan situasi yang semakin tidak kondusif bagi soliditas partai, yang bisa mengarah pada perpecahan, sebaiknya waktu pelaksanaan munas IX tanggal 30 November sampai Desember ditunda," kata Akbar dalam konfrensi pers usai rapat.


Dewan Pertimbangan, ujar Akbar, berpandangan sebaiknya waktu yang ada digunakan untuk menyempurnakan persiapan munas, terutama merespon berbagai perkembangan dan dinamika internal partai.

Akbar memastikan dewan pertimbangan akan mengambil langkah-langkah untuk memediasi kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. Dewan pertimbangan partai berharap kedua kubu dapat menahan diri, mau untuk duduk bersama untuk melakukan dialog.

"Dan, tidak melakukan langkah-langkah dan tindakan yang semakin menjauhkan terwujudnya soliditas dan keutuhan partai," demikian Akbar.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya