Berita

Hukum

KPK Temukan Duit Puluhan Juta Rupiah di Sel Napi Korupsi

JUMAT, 28 NOVEMBER 2014 | 02:12 WIB | LAPORAN:

Tim Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) menemukan uang Rp 64 juta di dalam sel di Rutan KPK dan Pomdam Jaya Guntur, tempat narapidana KPK dibui.

Uang milik para napi korupsi itu ditemukan saat inspeksi mendadak (sidak) Sidak yang dilakukan pada 15 Oktober 2014.

Jurubicara KPK, Johan Budi mengatakan, uang yang ditemukan di Rutan KPK miliki sejumlah tahanan. Diantaranya, Anas Urbaningrum kedapatan menyembunyikan uang senilai Rp 900 ribu, Gulat Mendali Emas Manurung Rp 902.400, Mamak Jamaksari Rp 106.000. Sedangkan Teddy Renyut senilai Rp 400.000.


"Yang wanita, Susi Turandayani Rp1.900000 ribu, Nurlatifah Rp 100 ribu dan Masitoh Rp 85 ribu," kata Johan dalam keterangan pers di Kantor KPK Jakarta, Kamis (27/11).

Untuk tahanan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, diantaranya, ada Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Dia kedapatan menyembunyikan uang senilai Rp 18.205.000. Lalu, Heru Sulaksono Rp 5.139.000, Budi Mulya Rp 3.400.000, Ade Swara Rp 2.450.000, Annas Maamun Rp 2.100.000, Romi Herton Rp 1.550.000.

Selain itu, ada juga Tafsir Nurhamid Rp 1.3000.00, Yesaya Sombuk Rp 1.074.000, Sahrul Raja Sempurnajaya Rp 700.000 "Sedangkan Andi Malarangeng Rp 700.000, Budi Susanto Rp 600.00," terang Johan.

Sedangkan uang yang tidak diakui pemiliknya, kata Johan senilai Rp27 juta. Menurut Johan, pada sidak dilakukan uang itu tidak ada yang mengakuinya. Namun Johan mengaku tidak tahu dikemanakan uang tak bertuan itu.

"Aduh ini nggak lengkap memang. Saya mohon maaf. Kalau nggak bertuan diamankan kali ya," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya