Berita

akil mochtar/net

Hukum

Eks Bos BPD Kalbar Ngaku Kirim Duit ke CV Ratu Samagat

KAMIS, 27 NOVEMBER 2014 | 13:04 WIB | LAPORAN:

Bekas Wakil Kepala BPD Kalimantan Barat cabang Jakarta, Iwan Sutaryadi membenarkan pernah mengirim uang senilai Rp 3,8 miliar ke CV Ratu Samagat. Uang tersebut diberikan atas perintah dari orang dekat Akil Mochtar, Muhtar Ependi.

"Jadi Pak Muhtar bilang Wan (Iwan) tolong kirim (uang) ke Ratu samagat, dia ada SMS Mandiri dan BNI. Mandiri gak jelas karena MMS, kalau BNI lewat SMS,"kata Iwan saat bersaksi untuk terdakwa Romi Herton dan Masyito dalam kasus dugaan suap sengketa Pilkada Palembang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/11).

Awalnya Iwan sempat mengaku tak tahu siapa pemilik CV Ratu Samagat. Tapi, setelah dicecar dan ditampilkan alat bukti, dia akhirnya memilih untuk buka suara.


"(Milik) Ratu Rita. Menurut berita sih istri Bang Akil (Akil Mochtar)," kata pria yang tampil mengenakan batik hitam corak cokelat itu.

Iwan bilang, uang yang disetor ke CV Ratu Samagat itu adalah bagian dari Rp 15 miliar yang dititipkan Muchtar ke BPD Kalbar Cabang Jakarta pada 16 Mei 2013. Muhtar kala itu menitipkan Rp 12 miliar dan dolar dengan nominal Rp 3 miliar.

"Saya tiap setoran konfirmasi kepada Pak Muhtar," tandasnya.

Dalam surat dakwaan uang senilai Rp 15 miliar itu adalah suap pengurusan sengketa Pilkada Kota Palembang. Istri Romi, Masyito adalah orang yang disebut sebagai pihak yang menyetor uang bersama Muhtar.

Selain uang dalam bentuk rupiah, Romi juga memberikan uang suap senilai 316,700 dolar AS. Kesemua uang itu diberikan ke Akil Mochtar dengan tujuan agar perkara yang tengah bergulir di MK dimenangkan oleh pihaknya.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya